Senin, 29 Juli 2019

5 Makanan Khas Jogja Terenak

Kota Yogyakarta atau Jogja ibarat kota ajaib yang selalu meninggalkan coretan rindu di setiap hati manusia yang pernah datang mengunjunginya. Panorama alam yang indah ditambah kekayaan budaya yang tersimpan di kota berjuluk Kota Pariwisata ini membuat setiap orang selalu ingin singgah selama beberapa waktu. Banyak hal yang bisa dinikmati selama berada di Jogja, alamnya yang mempesona, budayanya yang beragam, hingga kekayaan kulinernya yang menggoda selera.

  1. Tiwul

26 Makanan Khas Jogja Selain Gudeg Yang Terkenal Enak Makanan
Tiwul adalah makanan khas Jogja yang sangat terkenal di berbagai daerah lain di Indonesia, terutama di kota-kota di pulau Jawa. Tiwul adalah jajanan pasar tradisional yang digemari karena cocok untuk semua lidah masyarakat Indonesia. Jajanan pasar ini biasa dijual saat pagi hari hingga menjelang siang, meskipun ada juga penjual tiwul yang berkeliling di sore hari menjelang petang. Komposisi bahannya yang meskipun sedikit tapi sudah bisa membuat perut kenyang menjadi alasan kenapa tiwul selalu diburu penggemarnya.
Sajian utama pada tiwul adalah singkong yang sudah dijemur sampai kering atau biasa disebut gaplek. Gaplek kemudian ditumbuk halus dan dikukus sampai matang. Dahulu, tiwul sempat menjadi makanan pokok masyarakat dikarenakan harga beras yang terlampau mahal sehingga tidak mampu dibeli masyarakat. Oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhan perut, pada masa lalu penduduk Indonesia, khususnya di kawasan Yogyakarta mengganti nasi dengan tiwul yang dimakan bersama lauk pauk dan sayuran.

2. Gatot

26 Makanan Khas Jogja Selain Gudeg Yang Terkenal Enak Makanan
Kuliner asal kota Yogyakarta atau kota-kota lain yang didiami oleh kebanyakan penduduk Jawa banyak yang disajikan di atas selembar daun pisang, seperti tiwul dan gatot. Jika tadi sudah dibahas mengenai tiwul, maka yang dibahas berikutnya adalah gatot. Gatot adalah jajanan pasar berupa camilan yang dibuat dari bahan dasar ketela. Camilan tradisional satu ini mempunyai cita rasa manis dan legit di mulut. Biasanya gatot dimakan oleh sebagian penduduk Jogja yang bosan makan nasi.
Gatot lebih mudah ditemui di sekitaran objek wisata Gunung Kidul. Camilan khas masyarakat Jogja ini dijual dengan harga murah, hanya berkisar antara Rp10.000 – Rp20.000 saja. Untuk kamu yang belum tahu, makanan khas Jogja ini memerlukan proses fermentasi bahan terlebih dahulu hingga timbul jamur dan corak kehitaman sebelum dimakan. Saat bahan melewati proses fermentasi, bahan tersebut kemudian dikukus bersama gula merah untuk disajikan bersama parutan kelapa.

3. Belalang Goreng

26 Makanan Khas Jogja Selain Gudeg Yang Terkenal Enak Makanan
Indonesia tidak hanya terkenal dengan makanan-makanan enak, tetapi juga unik. Jika di Papua ada makanan unik nan ekstrim berupa sate ulat sagu, di Yogyakarta juga terdapat makanan yang tak kalah uniknya, yakni belalang goreng. Belalang goreng adalah makanan khas Gunung Kidul, Yogyakarta. Belalang yang dipilih untuk digoreng adalah belalang kayu yang mudah ditemukan di daerah Gunung Kidul. Biasanya belalang kayu hinggap di dahan pohon jati atau semak-semak.
Menurut sebagian orang, daging belalang setelah digoreng mempunyai rasa seperti udang. Belalang mengandung protein tinggi sehingga baik untuk disantap semua orang. Tekstur dari belalang sendiri gurih dan renyah sehingga tak sedikit orang yang ketagihan dibuatnya. Belalang goreng diberi bumbu sederhana, seperti bawang putih, ketumbar, garam, dan cabai. Para wisatawan yang ingin mencicip belalang goreng bisa datang langsung ke pusat produksinya. Di Gunung Kidul bisa ditemukan penjual belalang goreng di pinggiran jalan ataupun melalui toko.

 4. Soto Kadipiro

26 Makanan Khas Jogja Selain Gudeg Yang Terkenal Enak Makanan
Jika Betawi punya soto khas, Jogja juga punya sajian soto bernama soto kadipiro. Soto kadipiro adalah kuliner legendaris di Jogja yang sekaligus menjadi makanan khas Jogja sejak tahun 1921. Hingga kini, soto kadipiro sudah membuka banyak cabang di sepanjang Jl. Wates. Warung soto kadipiro didirikan oleh bapak Karto Wijoyo pada tahun 1921. Ketika beliiau wafat pada tahun 1972, usaha sotonya kemudian dilanjut oleh bapak Widadi Dirjo Utomo.
Soto kadipiro begitu digemari masyarakat Jogja karena bumbu penyedap yang digunakan adalah hasil racikan sendiri yang mana resepnya asli dari bapak Karto Wijoyo. Dari tampilannya soto kadipiro juga sama dengan soto-soto lain di mana terdapat isian kol, suwiran ayam, tauge, seledri, dan bawang goreng. Penyajian soto kadipiro juga dilakukan bersama nasi dengan dampingan perkedel, tahu, tempe bacem, dan sate. Satu hal yang istimewa dari soto kadipiro, selain rasanya yang enak, menyantap soto di warung Soto Kadipiro Yogyakarta akan terasa dibawa ke masa lalu kota Jogya.

5.Nasi Goreng Beringharjo

26 Makanan Khas Jogja Selain Gudeg Yang Terkenal Enak Makanan
Nasi goreng adalah salah satu makanan yang sangat terkenal dan digemari oleh hampir seluruh masyarakat Indonesia. Di Indonesia sendiri terdapat cukup banyak jenis-jenis nasi goreng, seperti di Yogyakarta ada nasi goreng beringharjo. Kelezatan nasi goreng beringharjo sudah dirasa sejak tahun 1960. Menurut SeputarJogjakarta, nasi goreng beringharjo adalah kuliner perpaduan Jawa dan Cina.
Dikarenakan makanan khas Jogja ini adalah kuliner hasil akulturasi Jawa dan Cina maka bumbu yang digunakan didominasi oleh bawang putih dan kecap yang mana menjadi bumbu khas Cina. Dalam satu piring nasi goreng beringharjo berisikan banyak bahan seperti irisan kol, daun seledri, telur dadar, potongan tomat, dan acar serta cabe sebagai pelengkap. Untuk mereka yang penasaran dengan makanan legendaris kota Jogja ini, nasi goreng beringharjo bisa ditemukan di kawasan Pasar Beringharjo, Taman Sari, Maliboro, dan Keraton Jogja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar